Bupati Pidie Jaya Buka Ruang Dialog, Tampung Keluhan dan Harapan Masyarakat Sunong

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi bertemu masyarakat Sunong, Kecamatan Meurah Dua.

NALURINEWS.COM
, Meureudu - Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, turun langsung ke Desa Sunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, untuk berdialog serta mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat setempat.

​Kunjungan tersebut bertujuan untuk membuka ruang dialog secara langsung guna mencari solusi terkait proyek pembangunan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang sempat terhenti akibat belum adanya izin dari warga Desa Sunong.

​Penolakan warga tersebut dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap kondisi tebing sungai di wilayah desa mereka yang terus mengalami pengikisan akibat derasnya aliran sungai. Masyarakat meminta agar pembangunan proyek PDAM dapat dilanjutkan setelah dilakukan pemasangan batu gajah sebagai pengaman tebing sungai.

​Kepala Desa Sunong, Saiful, dalam dialog tersebut menyampaikan bahwa masyarakat pada prinsipnya tidak menolak pembangunan proyek PDAM. Namun, warga meminta adanya jaminan perlindungan terhadap tebing sungai di wilayah desa mereka.

​"Kami atas nama masyarakat Sunong tidak mengizinkan proyek PDAM dilanjutkan apabila tebing sungai di sebelah desa kami belum dipasang batu gajah. Kami tidak ingin tebing sungai terus terkikis. Silakan proyek dilanjutkan asalkan batu gajah dipasang terlebih dahulu di tebing desa kami," ujar Saiful, Senin (2/11/2026).

​Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, menyampaikan bahwa proyek PDAM akan tetap berjalan, sementara pemerintah daerah juga akan memperhatikan aspirasi masyarakat terkait pengamanan tebing sungai.

​Dalam kesempatan yang sama, Sibral menyampaikan bahwa pemasangan batu gajah di tebing sungai akan direalisasikan pada bulan ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menanggapi keluhan warganya.

​"Proyek PDAM tetap berjalan. Untuk pengamanan tebing sungai dengan pemasangan batu gajah, insyaallah dalam bulan ini akan kita pasang," janji Bupati Sibral Malasyi kepada masyarakat Sunong.

​Usai berdialog, Bupati Pidie Jaya meninjau langsung lokasi sungai yang direncanakan menjadi titik pemasangan batu gajah. Ia juga melihat kondisi persawahan warga yang hingga kini masih tertimbun material kayu akibat bencana banjir bandang yang terjadi sekitar satu tahun lalu.

​Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang masih mereka hadapi pascabencana, mulai dari ancaman abrasi tebing sungai hingga lahan persawahan yang belum sepenuhnya pulih.

​Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut, sehingga persoalan pengikisan tebing sungai dan material kayu yang menimbun sawah dapat segera tertangani.

​Melalui dialog ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencari solusi terbaik terhadap berbagai persoalan pembangunan serta pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.[Riski]

Posting Komentar untuk "Bupati Pidie Jaya Buka Ruang Dialog, Tampung Keluhan dan Harapan Masyarakat Sunong"