Hujan Deras Malam Pertama Ramadan, Meurah Dua Direndam Banjir Susulan

Genangan banjir di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya.

NALURINEWS.COM,
Meureudu Guyuran hujan deras sejak menjelang waktu berbuka puasa mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, kembali terendam banjir susulan pada Rabu, 18 Februari 2026 malam.

Genangan air dengan ketinggian mencapai satu meter merendam pemukiman warga di Desa Pante Beureune, Dayah Husen, dan Meunasah Mancang.

Ibadah Tarawih Terhambat

​Banjir kali ini bertepatan dengan malam pertama pelaksanaan salat tarawih. Akibatnya, banyak warga terpaksa mengurungkan niat untuk beribadah berjamaah di masjid karena harus mengevakuasi barang berharga.

​“Air masuk dengan sangat cepat. Kami sibuk menyelamatkan barang-barang dan memastikan anak-anak aman, jadi tidak sempat lagi ke masjid,” ujar Nasruddin, salah seorang warga Desa Pante Beureune.

Luapan Sungai Meureudu

​Berdasarkan pantauan di lapangan, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah Meurah Dua sejak sore hari. Tingginya debit air dari kawasan perbukitan menyebabkan Sungai Meureudu meluap hingga melimpah ke area pemukiman yang berada di dataran rendah.

​Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah Meurah Dua. Pihak terkait mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, mengingat curah hujan di kawasan hulu (perbukitan) terpantau masih cukup tinggi.[Riski]

Posting Komentar untuk "Hujan Deras Malam Pertama Ramadan, Meurah Dua Direndam Banjir Susulan"