![]() |
| Foto bersama disela-sela peninjauan jalan di Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie. Senin (17/3/2026). |
NALURINEWS.COM, Sigli - Infrastruktur jalan di Kecamatan Muara Tiga, khususnya di kawasan Laweung, Kabupaten Pidie, kian memprihatinkan. Kondisi jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun tanpa sentuhan perbaikan ini memicu warga setempat mengadu ke Anggota DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD).
Melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IPJD), masyarakat berharap aspirasi pembangunan jalan dan jembatan yang terbengkalai puluhan tahun tersebut dapat direalisasikan oleh legislator Komisi V tersebut.
Menindaklanjuti arahan HRD yang juga Ketua PKB Aceh, Anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, Zulfazli, turun langsung meninjau lokasi pada Senin, 16 Maret 2026. Peninjauan ini turut didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas PUPR Pidie, Muntahar.
Kehadiran dinas terkait bertujuan untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) serta menyiapkan dokumen perencanaan sebagai syarat utama pengusulan pembangunan ke pemerintah pusat.
"Ruas jalan Simpang Butong–Laweung butuh penanganan serius. Kondisi aspal yang berlubang dan bergelombang sangat membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan," ujar Zulfazli di sela-sela peninjauan.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh masyarakat sekaligus Imum Mukim Muara Tiga, Safwan, berkomunikasi langsung dengan HRD melalui sambungan video call. Ia menyampaikan keluh kesah warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani.
"Kami sudah bertahun-tahun menanti perbaikan ini. Jika jalan ini dibangun, rasanya seperti mendapat kemuliaan Lailatul Qadar bagi kami. Ini akses utama anak sekolah dan jalur ekonomi untuk mengangkut hasil panen serta ikan," ungkap Safwan penuh harap.
Keterbatasan APBK dan Potensi Ekonomi
![]() |
| Memperhatikan jambatan yang sempit dan rawan kecelakaan di Muara Tiga. |
Dukungan serupa datang dari lintas partai di tingkat daerah. Anggota DPRK Pidie dari Partai Golkar, Syarifuddin, bersama Muhibuddin dari Partai PDA, mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah (APBK) menjadi kendala utama pembangunan infrastruktur secara menyeluruh di Muara Tiga.
"Program IPJD adalah peluang besar. Muara Tiga punya potensi ekonomi tinggi, mulai dari pertanian hingga wisata kuliner Mie Suree yang melegenda. Namun, orang enggan berkunjung karena aksesnya rusak parah," jelas Syarifuddin.
Pihaknya menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan mengawal dokumen pendukung agar pembangunan jalan ini bisa dikerjakan dalam tahun anggaran ini.[]


Posting Komentar untuk "Bertahun-tahun Rusak Parah, Warga Muara Tiga Pidie Titip Harapan Pembangunan Jalan ke HRD"