
Kondisi Krueng Meureuru, Kabupaten Pidie Jaya usai bencana banjir bandang November 2026.
NALIRINEWS.COM, Meureudu – Pendangkalan yang terjadi di sepanjang aliran Sungai Meureudu, mulai dari hulu hingga hilir, kini menjadi persoalan utama yang memicu banjir susulan di wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Senin, 20 April 2026.
Kondisi sungai yang kian dangkal menyebabkan kapasitas tampung air menurun drastis. Akibatnya, saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan hulu, debit air dengan cepat meluap dan merendam permukiman warga di wilayah hilir.
Material sisa banjir sebelumnya, seperti endapan lumpur dan pasir, tumpukan kayu yang terbawa arus hingga sampah organik dan sisa material bangunan.
Faktor-faktor di atas memperparah penyumbatan aliran sungai. Aliran air yang seharusnya mengalir lancar ke laut kini tersendat, sehingga memicu banjir berulang dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Selain melumpuhkan aktivitas sehari-hari, banjir susulan juga menghambat proses pemulihan pasca-bencana yang belum sepenuhnya tuntas.
Abubakar, salah seorang warga Desa Blang Awe, menegaskan perlunya penanganan serius dari pihak terkait.
"Kami sangat berharap ada tindakan nyata. Kalau hujan lebat di pegunungan, air sungai cepat sekali naik karena sudah terlalu dangkal. Kami inginnya di pinggiran sungai dipasang bronjong atau tanggul batu agar air tidak mudah meluap ke rumah warga," ujar Abubakar.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya maupun pemerintah provinsi untuk segera melakukan normalisasi sungai. Langkah-langkah yang diharapkan meliputi pengerukan (sedimentasi) untuk mengembalikan kedalaman sungai, pembersihan material sumbatan di titik-titik krusial dan pembangunan infrastruktur pengaman seperti bronjong atau dinding penahan tanah.
Jika tidak segera ditangani, pendangkalan Sungai Meureudu akan terus menjadi ancaman serius bagi warga, terutama mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut. Warga berharap pemerintah bergerak cepat agar mereka tidak lagi merasa was-was setiap kali hujan turun.[Riski]
Posting Komentar untuk "Dari Hulu ke Hilir, Pendangkalan Sungai Meureudu Picu Banjir Susulan"