Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda di Pidie Jaya: Akses Dua Desa Ditargetkan Terhubung Lebih Cepat

Prosesi groundbreaking pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa (28/4/2026).

NALURINEWS.COM
, Sigli - Komando Distrik Militer (Kodim) 0102/Pidie melaksanakan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa, 28 April 2026.

​Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses penghubung dua desa di dua kecamatan berbeda yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga.

​Kegiatan tersebut dipimpin oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0102/Pidie, Mayor Inf Ruslan, mewakili Komandan Kodim 0102/Pidie. Prosesi diawali dengan tradisi adat peusijuek dan doa bersama, mencerminkan harapan masyarakat agar pembangunan berjalan lancar serta membawa manfaat jangka panjang.

​Jembatan Perintis Garuda direncanakan memiliki panjang sekitar 60 meter dengan lebar 1,2 meter. Infrastruktur ini akan menghubungkan Desa Blang Dalam di Kecamatan Bandar Dua dengan Desa Pantang Cot Baloi di Kecamatan Ulim. Selama ini, warga terpaksa menempuh jalur memutar yang cukup jauh untuk menjangkau wilayah seberang.

​Dalam keterangannya, Mayor Inf Ruslan menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Ia menegaskan, kehadiran jembatan ini adalah bentuk nyata upaya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan, terutama pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.

​“Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah dalam mempercepat pemulihan dan menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat,” ujar Mayor Inf Ruslan.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Muspika, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan kolektif terhadap proyek yang dinilai sangat strategis bagi warga lokal.

​Kepala Desa Blang Dalam, Mukhtar, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan. Menurutnya, keterbatasan akses selama ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial.

​“Selama ini masyarakat harus memutar jauh. Dengan adanya jembatan ini, kami berharap akses menjadi lebih mudah, termasuk untuk kebutuhan evakuasi saat kondisi darurat,” ungkap Mukhtar.[Riski]

Posting Komentar untuk "Groundbreaking Jembatan Perintis Garuda di Pidie Jaya: Akses Dua Desa Ditargetkan Terhubung Lebih Cepat"