
Para guru berusaha membersihkan ruang belajar yang terdampak banjir.
NALURINEWS.COM, Meureudu - Banjir susulan kembali melumpuhkan aktivitas pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Kamis, 26 April 2026. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa diliburkan lantaran air kembali menggenangi bangunan sekolah yang sebelumnya sempat dibersihkan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah perbukitan selama sehari penuh memicu luapan air sungai pada Rabu malam. Selain merendam permukiman penduduk, banjir juga menyasar sejumlah fasilitas pendidikan di beberapa kecamatan.
Kondisi Genangan dan Lokasi Terdampak
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mencapai satu meter di lingkungan sekolah dan pemukiman warga. Beberapa sekolah yang terdampak cukup parah antara lain MIN 1 Pidie Jaya di Desa Meunasah Lhok dan PAUD Yayasan Bungong Seulanga di Gampong Masjid Tuha, Kecamatan Meureudu.
Ruang kelas yang sebelumnya mulai digunakan kembali untuk aktivitas belajar kini tidak dapat difungsikan. Selain merendam ruang kelas, air juga menutup akses jalan menuju sekolah dan halaman utama, sehingga mobilitas guru maupun siswa sepenuhnya terhenti.
Harapan Pihak Sekolah
Muhajir, salah satu guru di MIN 1 Pidie Jaya, mengonfirmasi bahwa banjir ini merupakan kiriman dari curah hujan tinggi di area perbukitan yang mengguyur wilayah tersebut sejak kemarin.
"Kami berharap pemerintah segera melakukan langkah konkret, seperti rehabilitasi gedung sekolah, agar fasilitas pendidikan kami lebih tahan terhadap ancaman banjir rutin seperti ini," ujar Muhajir.
Hingga Kamis siang, genangan air masih terlihat di beberapa titik, meski dilaporkan mulai berangsur surut secara perlahan. Pihak sekolah dan warga kini bersiaga mengantisipasi adanya hujan susulan.[]
Posting Komentar untuk "Sejumlah Sekolah di Pidie Jaya Kembali Terendam Banjir Susulan"