Warga Yogyakarta Wakafkan Sumur Bor untuk Balai Pengajian di Pidie Jaya

Serah terima bantuan sumur bor dari masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Ulim, Kabupeten Pidie Jaya.

NALURINEWS.COM
, Meureudu - Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan berupa satu unit sumur bor untuk Balai Pengajian Raudhatul Jannah di Gampong Geulanggang, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat, 10 April 2026.

​Bantuan ini merupakan wakaf dari almarhumah Sumirah binti Mardi Suyitno, seorang warga Sleman, Yogyakarta. Proses penyalurannya difasilitasi oleh perwakilan di Jakarta di bawah naungan PT Nur Ramadhan yang dikoordinasikan oleh H. Machfud.

​Pelopor kegiatan sumur wakaf di Pidie Jaya, Azhar Kiran, M.Pd, menyebutkan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat, terutama pascabencana banjir bandang yang sempat melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

​“Setelah bencana banjir bandang, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat,” ungkap Azhar.

​Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini adalah hasil sinergi donasi dari berbagai pihak, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, hingga Aceh, dalam sebuah proyek kemanusiaan berbasis wakaf.

​Azhar berharap keberadaan fasilitas air bersih ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi warga sekitar maupun para santri yang menimba ilmu di Balai Pengajian Raudhatul Jannah.

​“Kolaborasi ini adalah wujud empati kemanusiaan lintas daerah. Semoga melalui koordinasi PT Nur Ramadhan, bantuan ini menjadi ladang amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” pungkasnya.[]

Posting Komentar untuk "Warga Yogyakarta Wakafkan Sumur Bor untuk Balai Pengajian di Pidie Jaya"