Tanggul Krueng Meureudu Jebol, Sejumlah Desa di Pidie Jaya Kembali Terendam


NALURINEWS.COM
, Meureudu - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026 mengakibatkan tanggul Sungai Krueng Meureudu jebol. Akibatnya, banjir kembali merendam sejumlah desa dan menggenangi beberapa ruas jalan utama.

​Tingginya intensitas hujan membuat debit air Sungai Krueng Meureudu meningkat drastis hingga meluap dan menjebol tanggul penahan. Air kemudian mengalir ke kawasan permukiman penduduk dan jalur transportasi utama.

​Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mencapai sekitar satu meter, sementara genangan di ruas jalan utama turut mengganggu mobilitas masyarakat. Sejumlah desa yang hingga Minggu, 1 November 2026 masih terdampak banjir di antaranya Desa Dayah Usen, Meunasah Mancang, dan Pante Beurene.

​Banjir kali ini diduga diperparah oleh kerentanan tanggul yang sebelumnya dibangun menggunakan material tanah pascabanjir besar pada 2025 silam. Tanggul darurat tersebut tidak mampu menahan derasnya debit aliran sungai.

​Meski kondisi air mulai berangsur surut secara perlahan seiring berkurangnya debit sungai, warga yang rumahnya berada di sekitar aliran sungai masih harus menghadapi genangan di lingkungan permukiman mereka.

​Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan penanganan darurat serta merekonstruksi tanggul dengan struktur yang lebih kuat agar kejadian serupa tidak terus berulang.

​Hingga kini, masyarakat di sejumlah desa terdampak diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Pidie Jaya.[Riski]

Posting Komentar untuk "Tanggul Krueng Meureudu Jebol, Sejumlah Desa di Pidie Jaya Kembali Terendam"