NALURINEWS.COM, Sigli - Wakil Bupati Pidie, Alzaizi, resmi melantik dan mengesahkan tujuh Keuchik (Kepala Desa) terpilih untuk wilayah Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Selasa, 10 Februari 2026. Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Aula Kantor Camat Muara Tiga.
Pelantikan ini menandai berakhirnya masa tugas para Penjabat (Pj) Keuchik sebelumnya, yang kini digantikan oleh pejabat definitif untuk masa jabatan periode 2025–2031. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Pidie mengenai pemberhentian Pj Keuchik dan pengangkatan Keuchik definitif.
Dalam arahannya, Alzaizi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dengan unsur Forkopimcam, terutama Camat dan Danramil. Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga stabilitas wilayah serta mempercepat solusi atas dinamika sosial di masyarakat.
"Setiap persoalan di gampong hendaknya diselesaikan melalui ruang diskusi dan musyawarah. Ini penting agar keputusan yang lahir bersifat bijak dan benar-benar berpihak pada kepentingan warga," tegas Wakil Bupati.
Meski secara geografis berada di ujung Kabupaten Pidie, Alzaizi optimis terhadap kemandirian ekonomi Muara Tiga. Ia menyoroti sektor perikanan, perkebunan, dan pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Selain itu, keberadaan koperasi nerah putih yang menjamur di wilayah tersebut diminta untuk dikelola secara lebih kreatif dan inovatif. Ia mendorong aparatur gampong untuk tidak ragu melakukan pembaruan demi kemajuan desa.
"Apabila gampong maju, maka secara otomatis kabupaten juga akan ikut maju," pungkasnya.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk membudayakan pola hidup bersih, terutama dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Langkah sederhana ini dinilai sebagai dukungan nyata bagi terwujudnya lingkungan yang sehat.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Muara Tiga, perwakilan SKPK terkait, para Imum Mukim, Tuha Peuet, Tgk. Imum Meunasah, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.[]

Posting Komentar untuk "Wakil Bupati Pidie Lantik Tujuh Keuchik di Muara Tiga"