![]() |
| Rizieq Gilbran (pegang bola), mahasiswa asal Kabupaten Pidie yang kini menempuh studi S1 di Fakultas Perdagangan Internasional dan Logistik, Universitas Kastamonu, Turki. |
NALURINEWS.COM - Sejumlah mahasiswa berprestasi asal Aceh yang tengah menempuh studi di Turki menyuarakan kegelisahan mereka terkait minimnya dukungan finansial dari pemerintah daerah. Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Aceh untuk kembali mengalokasikan dana beasiswa demi menjamin keberlangsungan pendidikan putra-putri daerah di mancanegara.
Aspirasi ini mencuat melalui sebuah video yang viral di media sosial, dipelopori oleh Rizieq Gilbran, mahasiswa asal Kabupaten Pidie yang kini menempuh studi S1 di Fakultas Perdagangan Internasional dan Logistik, Universitas Kastamonu, Turki.
Prestasi di Tengah Keterbatasan
Rizieq bukan sekadar mahasiswa biasa. Selain memiliki catatan akademik yang baik, ia aktif membawa nama harum Indonesia dan Aceh sebagai atlet tenis lapangan dan renang di kampusnya. Berkat dedikasinya, ia terpilih untuk mengikuti program magang pendidikan bergengsi di Prancis dan Inggris pada Agustus 2026 mendatang.
Namun, prestasi gemilang tersebut dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi. Rizieq mengungkapkan bahwa banyak rekannya sesama mahasiswa Aceh di Turki yang kini berjuang keras di tengah keterbatasan dana.
“Puluhan, bahkan ratusan putra terbaik Aceh yang mengukir prestasi di berbagai kampus di Turki sangat membutuhkan dukungan beasiswa agar studi mereka tidak terhenti di tengah jalan,” ujar Rizieq, Senin (30/3/2026).
Menagih Kepedulian Pemerintah
Menurut Rizieq, Pemerintah Aceh perlu meninjau kembali kebijakan pendidikan mereka. Ia berharap program beasiswa penuh yang sempat menjadi program unggulan pada masa kepemimpinan gubernur sebelumnya dapat diaktifkan kembali.
Ia menekankan bahwa investasi pada pendidikan luar negeri bukanlah pemborosan, melainkan modal jangka panjang bagi pembangunan Serambi Mekkah.
"Jangan korbankan mentalitas dan semangat generasi Aceh yang berkomitmen memberikan yang terbaik melalui pendidikan. Suatu saat nanti, kamilah yang akan kembali untuk membangun Aceh," tegasnya.
Komitmen para mahasiswa ini sangat jelas: mereka ingin menimba ilmu setinggi mungkin untuk kemudian pulang dan berkontribusi langsung bagi kemajuan daerah asal mereka. Kini, bola panas ada di tangan Pemerintah Provinsi Aceh untuk merespons harapan besar generasi muda tersebut.[]

Posting Komentar untuk "Mahasiswa Aceh Berprestasi di Turki Desak Pemprov Hidupkan Kembali Beasiswa"