Sarjani Tegaskan Kinerja BMK Harus Transparan, Jangan Terulang Konflik Internal

Pelantikan lima komisioner Baitul Bal Kabupaten Pidie di Pendopo Bupati Pidie.

NALURINEWS.COM
, Sigli - Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., menegaskan kepada lima Komisioner Baitul Mal Kabupaten (BMK) periode 2026-2031 untuk mengedepankan kinerja yang maksimal dan transparan. Ia juga mewanti-wanti agar konflik internal yang terjadi pada kepengurusan periode sebelumnya tidak terulang kembali.

​Penegasan tersebut disampaikan dalam acara pelantikan lima komisioner BMK Pidie periode 2026-2031 yang berlangsung di Pendopo Bupati setempat, Rabu petang, 6 Mei 2026. Adapun kelima komisioner yang dilantik antara lain M. Jakfar sebagai ketua, Idrus, Said Usman, Dahnial dan Samsul Bahri masing-masing sebagai anggota.

​"Jabatan ini bukan sekadar posisi, melainkan amanah umat. Lima komisioner ini harus bekerja secara amanah dan profesional demi menyejahterakan masyarakat," ujar Sarjani.

​Bupati menambahkan bahwa pengelolaan BMK memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan lembaga lain. Hal ini disebabkan oleh sumber pengelolaan harta yang spesifik, terutama dalam menggali potensi pemasukan di luar aparatur sipil negara (ASN) dan pihak ketiga.

​Oleh karena itu, ia menekankan bahwa setiap pengambilan kebijakan harus merujuk pada sumber hukum utama, yaitu Al-Qur'an dan Hadis, serta peraturan pemerintah dan pertimbangan kolektif.

​"BMK jangan mengambil keputusan sesuka hati. Saya tidak ingin lagi melihat adanya problematika atau konflik internal seperti yang terjadi pada pengurus periode sebelumnya," tegasnya.

​Di akhir sambutannya, Sarjani berharap pemerintah dan masyarakat dapat melihat kinerja yang jujur dan transparan dari kepengurusan baru ini.

​"Jangan mencari-cari kesalahan orang lain dalam bekerja. Jadikan lembaga ini sebagai ladang pengabdian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.[]

Posting Komentar untuk "Sarjani Tegaskan Kinerja BMK Harus Transparan, Jangan Terulang Konflik Internal"